Penyuluhan Keamanan Pangan, Desa Peduli Gambut Gandeng Dinkes Kubu Raya | Pontianak Satu

Penyuluhan Keamanan Pangan, Desa Peduli Gambut Gandeng Dinkes Kubu Raya

Kegiatan penyuluhan keamanan pangan oleh Dinas Kesehatan inisiasi program Desa Peduli Gambut di Balai Pertemuan Desa Olak-olak Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (20/02/2020)
PONTIANAK SATU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kubu Raya melakukan kegiatan penyuluhan keamanan pangan sebagai upaya pengawasan dari bahan berbahaya, di Balai Pertemuan Desa Olak-olak Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (20/02/2020).

Peserta kegiatan penyuluhan tersebut dihadiri anggota kelompok PKK dari 3 desa yang merupakan Desa Peduli Gambut (DPG) dampingan Badan Restorasi Gambut (BRG) di antaranya, Desa Olak-olak Kubu, Pelita Jaya dan Sungai Selamat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dan keseriusan anggota kelompok PKK dalam meningkatkan kualitas dan legalitas produk turunan yang dikelola kelompok PKK masing-masing, hal itu merupakan upaya revitalisasi ekonomi dilakukan oleh BRG dan Kemitraan Partnership.

Dikatakan Dina Ristianti, kegiatan produksi dikelola kelompok PKK ini, merupakan kegiatan peningkatan kemampuan dan keterampilan kelompok dan perlu didukung oleh semua pihak.

“Ke depan, perlu dikembangkan dengan menjaga kualitas dan kesehatan produk melalui berbagai pengembangan pengetahuan lainnya,” ujarnya saat menyampaikan materi.

Selain itu, Dina sapaan akrabnya itu menambahkan, Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT) dikelola oleh kelompok PKK ini, dapat memenuhi persyaratan dan standar keamanan.

"Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya akan mengeluarkan nomor izin P-IRT sebagai bentuk legalitas produksi dan peredaran produk tersebut,” tambahnya.

Narasumber yang terdiri dari 3 orang itu, menyampaikan beberapa materi terkait dengan keamanan dan mutu pangan, serta materi tentang pedoman cara melakukan produksi pangan yang baik dan sebagainya.

Sedangkan, Dinamisator BRG Kalimantan Barat Hermawansyah,  saat dihubungi oleh tim redaksi KALBARSATU.ID menyampaikan, melalui program DPG, kegiatan restorasi gambut dapat membawa manfaat bagi masyarakat desa dengan pengembangan produk turunan hingga bisa membangkitkan potensi ekonomi lokal desa.

“Banyak kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di desa-desa gambut, yaitu pelatihan Sekolah Lapang Petani Gambut, Pengelolaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) yang akan mendorong munculnya produk pertanian unggulan, serta melatih kelompok ibu-ibu untuk mengolah produk turunan hingga pengemasan dan digital marketing,” ujarnya.

Hal ini dilakukan sebagai upaya agar kegiatan restorasi gambut dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat di desa gambut.

Melalui kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kubu Raya, Wawan sapaan akrabnya, mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

“Tentunya BRG menyambut baik dengan adanya dukungan pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kesehatan, guna mengembangkan produk turunan yang dikelola oleh Kelompok DPG, dengan harapan dapat membangkitkan potensi ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (Hls)

TerPopuler