Maria Lestari: 4 Pilar Kebangsaan sebagai Pegangan Hidup Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara | Pontianak Satu

Maria Lestari: 4 Pilar Kebangsaan sebagai Pegangan Hidup Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara

DPR RI Dapil Kalbar Satu, Maria Lestari saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, di Coffee Arage jalan Imam Bonjol Kota Pontianak, Jumat (07/02/2020).
PONTIANAK SATU - Maria Lestari, anggota DPR/MPR RI, Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Kalbar I (satu) gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Coffee Garage, Jalan Imam Bonjol Pontianak, Jumat (07/02/2020) pagi.

Sosialisasi empat MPR RI tersebut dihadiri oleh mahasiswa dan organisasi ekstra kampus, PMII, GMNI, PMKRI, GMKI, dan Komunitas Pecinta Lingkungan.

Maria Lestari dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kalbar, khususnya Dapil Kalbar I (satu) yang telah memberikan kepercayaan dan memilihnya sebagai legislator pada pemilu 2019 lalu.

"Saya ucapkan terima kasih kepada adek-adek mahasiswa, karena pada pemilihan legislatif 2019 lalu, memilih dan mempercayakan saya sebagai anggota DPR/MPR RI dapil Kalbar I (satu)", ucapnya.

Anggota DPR RI komisi X itu menjelaskan dalam sambutannya, bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika adalah pilar dan pegangan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Pancasila sebagai pandangan hidup sudah final dan menjadi perekat yang kuat, seperti contoh sila pertama Ketuhanan yang Maha Esa. Meskipun berbeda agama tetapi pada prinsipnya sama yakni mengangajarkan kebaikan", ujarnya.

Kemudian istri Wakil Bupati Landak ini berpesan agar mahasiswa mampu menjadi contoh yang baik sebagai generasi penerus bangsa.

"Jadi adek-adek semua, saya ingin memberikan masukan kepada kita semua, khususnya untuk mahasiswa sebagai kelompok intelektual harus bisa menjadi contoh yang baik bagi generasi penerus bangsa" pesannya.

Ia pun mengapresiasi kehadiran mahasiswa yang telah hadir dan mendukung kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI yang digelarnya.

"Saya bangga melihat mahasiswa saat ini sangat mendukung kegiatan pemerintah, khususnya sosialisasi empat pilar ini. Saya ingin mahasiswa memiliki prinsip dan jiwa nasionalisme serta paham kebangsaan yang kokoh dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan tersebut sebagai landasan hidup bersama sebagai warga negara Indonesia, seraya terus menularkannya kepada masyarakat luas," tuturnya.

Kemudian diakhir sambutannya, ia mengingatkan mahasiswa agar cerdas menggunakan dan merespon informasi media sosial.

"Saat ini banyak informasi negatif yang beredar di media sosial. kita sebagai generasi mileneal harus mampu membaca, berpikir dan merespon mana yang baik dan mana yang tidak. Sehingga kita tidak terpapar paham-paham yang tidak benar yang dapat merusak keutuhan bangsa dan negara kita. Kita telah sepakat dan bertekad bulat hanya berpegang teguh pada pancasila," pungkasnya. (*)

TerPopuler