Dekan FEBI IAIN Pontianak Tegaskan Pentingnya Menumbuhkan Jiwa entrepreneur | Pontianak Satu

Dekan FEBI IAIN Pontianak Tegaskan Pentingnya Menumbuhkan Jiwa entrepreneur

Dekan FEBI IAIN Pontianak Dr. Fachrurrozi saat menyampaikan materi pada acara Seminar Entrepreneur, di Aula Syekh Abdurrani IAIN Pontianak, Kamis, (27/02/2020) 
KALBAR SATU - Dalam acara Seminar entrepreneur yang bertajuk tema Ekonomi Kreatif 4.0 digelar PMII Komisariat IAIN Pontianak, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Dr. Fachrurrozi, M.M menegaskan pentingnya menumbuhkan jiwa entrepreneur bagi generasi muda, khususnya para siswa-siswi SMA se Kota Pontianak.

Dekan FEBI menjelaskan, generasi muda khusunya peserta yang masih dalam jenjang Sekolah Menengah perlu memiliki pandangan berwirausaha kedepannya. Menurut Fachrurrozi, sudah saatnya generasi Z di era Ekonomi 4.0 mengubah mindset, lawalnya bercita-cita menjadi seorang karyawan atau pegawai dan harus mengubah cita- citanya menjadi seorang entrepreneur.

“Kita harus mengubah pemikiran kita yang awalnya employes minded ke entrepreneur minded,” tuturnya, di Aula Syekh Abdurrani IAIN Pontianak, Kamis, (27/02/2020)

Ia juga menambakan, bahwa generasi muda saat ini sudah masuk ke dalam era distrubsi, artinya, harus siap tergilas oleh perkembangan zaman.

"Sehingga diperlukan generasi-generasi yang siap menghadapi tantangan zaman dan dapat berkreasi serta berinovasi," imbuh Fachrurrozi.

Selain itu, dikatakn Fachrurrozi, pentingnya menumbuhkan jiwa entrepreneur dengan cara membiasakan sikap memberi terhadap sesama, karena cita-cita seorang entrepreneur adalah menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang-orang yang membutuhkan.

“Seorang entrepreneur itu beda dengan pedagang, kalau pedagang kegiatannya hanya jual beli, sedang entrepreneur adalah bagaimana seseorang itu bisa memproduksi, mempromosikan, mengembangkan usaha dengan suatu nilai yang bersifat mashlahah,” tambahnya

Fachrurrozi mencotohkan, salah satu usaha yang memliki sifat kemaslahatan masyarakat, seperti Gojek.

"Tadinya orang-orang kesusahan pergi atau pesan seseuatu, karena ownernya berfikir bahwa keluhan orang-orang tersebut bisa dijadikan peluang usaha hingga dibuatkan aplikasi yang penuh bermanfaat itu," paparnya.

Menjadi seorang entrepreneur, lanjut Dekan FEBI IAIN Pontianak itu, harus dibuktikan dengan aksi nyata, saat ini Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak sedang mengembangkan Inkubator Syariah, di dalamnya menampung produk-produk yang ingin mengembangkan indsutrinya.

"Ini menjadi tonggak kemajuan industri khususnya industri syariah dengan adanya Inkubator tersebut," katanya. (Jurnalis Warga / Maulida)

TerPopuler