Pelaku Pencabulan Melarikan Diri, Orang Tua Korban Laporkan Kepada LPA Kalbar | Pontianak Satu

Pelaku Pencabulan Melarikan Diri, Orang Tua Korban Laporkan Kepada LPA Kalbar

Foto: Pelaku pencabulan di bawah umur melarikan diri dari PLAT (Pusat Layanan Anak Terpadu).
PONTIANAK SATU - Orang tua korban menanyakan kepastian hukum terhadap pelaku pencabulan yang dilakukan NH (17) warga Desa Sungai Ambanga Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.

"Perbuatan pencabulan dan persetubuhan yang dilakukan tersangka NH terhadap anak di bawah umur itu dilakukan tahun 2019 bulan November lalu," ujar Ibu korban saat di rumah ketua RT Parit Usaha Baru Desa Sungai Ambangah, Rabu (15/01/2020).

Perbuatan NH terhadap anak di bawah umur itu sudah kali kedua, yang pertama dengan anak tetangganya.

"Pelaku ini di daerahnya pernah melakukan dan sudah pernah tertangkap oleh warga di sana, kemudian didamaikan secara kekeluargaan," imbuhnya.

Dan untuk kali kedua terhadap anaknya sendiri, korban dipaksa menuruti kemauan tersangka di gubuk yang tak jauh dari rumahnya ketika hendak mengambil tas yang disimpan sepulang sekolah, karena korban kehujanan dan berteduh dengan teman-temannya.

Bibi korban yang mengetahui kejadian itu lalu menanyakan kepada keponakannya tentang perbuatan yang sudah dilakukan tersangka dan diceritakan oleh korban sambil menangis jika itu sudah terjadi ketika korban ingin mengambil tas yang ditinggalnya di gubuk yang tak jauh dari rumahnya.

engetahui hal itu bibi korban menceritakan kepada suaminya Sujai yang juga sebagai ketua RT langsung melapor ke Polsek Sungai Raya.

Tersangka sendiri langsung diamankan, tak hanya itu, bapak Sujai menyebut bahwa polisi telah melakukan penahanan terhadap NH.

Menurutnya, hal itu sebagai pertanggungjawaban atas perbuatan bejat yang dilakukannya.

Berdasarkan keterangan orang tua korban dia rupanya tidak sekali ini saja, dan yang dikecewakan orang tua korban pelaku dikategorikan di bawah umur, sehingga belum bisa diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Namun, upaya orang tua korban tidak membuahkan hasil karena NH berhasil melarikan diri dari PLAT (Pusat Layanan Anak Terpadu).

Karena itu, ia mengagendakan pertemuan ulang dan melaporkan kepada Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kalbar.

Sementara itu, pelaku yang berhasil melarikan diri, berdasarkan penuturan dari pihak kepolisian Polda Kalbar, orang tua korban memanas dan meminta keadilan perihal perbuatan bejat pelaku yang merenggut masa depan anaknya itu.

Orang tua korban meminta hukum harus ditegakan seadil-adilnya tanpa tebang pilih, dan meminta dari pihak kepolisian untuk menangkap pelaku yang kini masih belum diketahui keberadaannya.

Sementara korban mendapatkan pendamping dari Lembaga Perlindungan Anak Kalimantan barat. (Jurnalis Warga / Samsul Hadi)

TerPopuler