Kasus Pencabulan Bawah Umur di Kalbar Kak Seto Langsung Turun dan Bertemu Keluarga Korban | Pontianak Satu

Kasus Pencabulan Bawah Umur di Kalbar Kak Seto Langsung Turun dan Bertemu Keluarga Korban

Foto: Kak Seto saat bertemu keluarga korban pencabulan di bawah umur warga Desa Sungai Ambanga Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya
PONTIANAK SATU - Keluarga korban pencabulan dibawah umur yang dilakukan NH terhadap putrinya AS bertemu ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) atau yang akrab disapa kak Seto. Selasa (20/01/2020).

Saat ibu korban bertemu kak Seto, sempat menceritakan kekesalannya karena pelaku diketahui berhasil melarikan diri dari Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT) yang hingga kini belum diketahui keberadaan pelaku.

"Karena saya kesal, siapa yang tidak marah ketika keluarganya, anak di bawah umur diperkosa hingga drop mentalnya dan tidak mau sekolah lagi," kata ibu korban.

Keluarga korban pun meminta agar pihak kepolisian terus mempercepat proses hukum terhadap pelaku, agar pelaku bisa diadili atas perbuatannya.

Harapan kita sebagai orang tua korban, tentunya ingin semakin cepat pihak kepolisian memproses, sehingga pelaku menerima ganjaran atas perbuatannya itu," harapnya.

Warga Desa Sungai Ambanga Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya itu, meminta Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kalbar untuk melakukan pendampingan terhadap putrinya, karena ibu korban khawatir dengan psikis putrinya.

"Seharusnya anak korban kekerasan seksual harus dilakukan penanganan trauma healing. Hal itu untuk menghilangkan trauma si anak agar tidak berdampak negatif terhadap kehidupan masa depannya, dari itu saya meminta Lembaga Perlindungan Anak untuk mendampingi anak saya,” pungkasnya. (Samsul Hadi/Jurnalis Warga )

TerPopuler