Daniel Johan: Tanpa Gusdur Tidak Ada Perayaan Imlek dan Cap Go Meh | Pontianak Satu

Daniel Johan: Tanpa Gusdur Tidak Ada Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

Foto: Presiden RI keempat, Abdurrahman Wahid (Gusdur) yang juga Ketua Umum Dewan Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa menjawab pertanyaan di Kantor PBNU, Jakarta, Jumat (29/07/2005). Gus Dur bersama sejumlah tokoh lintas agama membentuk Aliansi Masyarakat Madani untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, ia meminta Mahkamah Agung segera menggelar sidang mengenai Ahmadiyah. (Image/kompas.com)
PONTIANAK SATU - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengenang jasa Presiden keempat Indonesia, Abdurrahman Wahid atau dikenal Gus Dur yang mencabut Inpres No.14/1967 atas larangan merayakan kebudayaan Tionghoa secara terbuka.

Menurut DPR RI Fraksi PKB Daniel Johan, tanpa Gus Dur, tidak ada perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang diadakan secara terbuka dan tak ada barongsai yang turun ke jalan.
Foto: DPR RI Fraksi PKB, Daniel Johan biasa disebut DJ.
"Tanpa Gus Dur tidak ada Imlek dan Capgomeh dirayakan secara terbuka. Tanpa Gus Dur tidak ada barongsai dan naga turun ke jalan," Kata Daniel Johan, Rabu (23/01/2020).

Setelah mencabut Inpres No.14/1967, Gus Dur kemudian menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 6/2000 yang isinya menjamin warga Tionghoa bisa menjalankan kegiatan keagamaan, kepercayaan, dan adat istiadatnya secara terbuka.

PKB optimis bisa melanjutkan perjuangan Gus Dur tersebut. PKB juga memastikan Pancasila dan kebhinekaan akan tetap tegak kokoh di Bumi Pertiwi Indonesia.

PKB pun berharap Imlek tahun ini menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk semakin memperkuat politik kebangsaan yang Rahmatan Lil Alamin

Baca juga:
Peran Gus Dur di Balik Kebebasan Merayakan Imlek di Indonesia

"Semoga di tahun ini persaudaraan kita semakin erat, semangat gotong-royong semakin kuat dan PKB juga semakin besar mendapat kepercayaan dari rakyat, sehingga PKB bisa semakin berperan membawa Indonesia lebih baik di bawah panji Pancasila," kata DPR RI Dapil Kalbar Daniel Johan. (*)

TerPopuler