270 Mahasiswa Fisip Untan KKM di Kecamatan Sungai Kakap | Pontianak Satu

270 Mahasiswa Fisip Untan KKM di Kecamatan Sungai Kakap

Foto: Mahasiswa Saat acara penyerahan mahasiswa kepada kepala Camat Sungai Kakap di halaman Kantor Camat Sungai Kakap (Image/Rokib)
PONTIANAK SATU - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak atau yang disingkiat dengan Fisip Untan pada tahun ini menggelar Kerja Praktek - Kuliah Kerja Mahasiswa (KP-KKM). Dalam program ini Ketua Pengelola Percepatan APK, Dr. Hj. Sri Haryaningsih, M. Si  mengatakan bahwa “Ada 270 mahasiswa melaksanakan KKM di Kecamatan Kakap Kabupaten Kubu Raya. Ada yang dari Ilmu Sosiologi, Ilmu Politik dan Ilmu Administari Negara”, ujarnya, senin (6/1/2019).

KKM merupakan program wajib bagi mahasiswa, selaras dengan yang disampaikan oleh Dr. Hj. Sri Haryaningsih, M. Si bahwa setiap mahasiswa yang mengikuti KKM tersebut harus serius dalam menjalaninya.

“Karena apabila KKM pada tahun ini tidak lulus, maka harus mengulang pada tahun depan”, tegasnya.

Kemudian, Sri Haryaningsih juga mengatakan, bahwa pada tahun sebelumnya KKM yang dilaksanakan ialah dalam ruang lingkup kampus. Sedangkan pada tahun 2020 ini merupakan pertama kalinya melaksanakan KKM di Kecamatan Kakap.

Tujuan utama pelaksanaan program KKM ini adalah agar mahsiswa bisa mengabdi kepada masyarakat.

Selain itu juga, Sri Haryaningsih juga menyebutkan bahwa diantara banyaknya mahsiswa yang berjumlah 270 tersebut akan dibagi menjadi 10 kelompok, sebagaimana di Kecamatan Sungai Kakap tersebut terdapat 10 Desa. Sehingga satu kelompok di satu desa terdapat sebanyak 30 Mahasiswa, yang telah dibagi masing-masing Dosen Pembimbing perkelompoknya.

Selanjutnya, Ia juga mengatakan bahwa pelaksanaan KKM tersebut akan berjalan selama 1 (satu) bulan.

“Harapannya mahasiswa bisa mengabdi kepada desa dan masyarakat di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya”, harapnya.


Pada kesempatan yang sama, Kepala Camat Sungai Kakap, Rusdety, SH mengatakan bahwa pihaknya sangat menyambut baik atas kehadiran para mahasiswa maupun para dosen yang melaksanakan PK-KKM di Kecamatan Sungai Kakap, meskipun dalam jangka waktu satu bulan tersebut. Menurutnya merupakan waktu yang sedikit, ia pun meminta agar mahasiswa bisa membantu dalam pelaksanaan program yang akan dilaksanakan di desa yang ada di Kecamatan Sungai Kakap tersebut.

“Desa-desa sekarang bergerak mudah-mudahan disepuluh desa kami dengan hadirnya para mahasiswa bisa membantu untuk mempercepat pencapaian dari target program yang dilaksakan oleh desa dalam waktu yang dekat, baik dalam bentuk administratif maupun yang bersifat dilapangan,” jelasnya.

Kemudian Rusdety sebenarnya juga mengharapkan agar dua desa yang ada di Kecamatan Sungai Kakap tersebut bisa dilibatkan yaitu Desa Sepuk Laut dan Desa Tanjung Sale yang letak wilayahnya berada di luar yaitu untuk menuju kesana harus ditempuh menaiki kendaraan air (spit).

“Mudah-mudahan nantinya disemua desa yang ada di Kecamatan Sungai Kakap bisa dilibatkan dalam program KKM, sehingga nantinya bisa ada penempatan mahasiswa dilokasi dua desa tersebut”, harapnya.

Karena di dua desa tersebut, lanjut Rusdety, peran mahasiswa sangat dibutuhkan oleh desa maupun masyarakat.

“Akan tetapi untuk saat ini karena dalam waktu yang dekat, mudah-mudahan kegiatan KKM bisa berjalan dengan baik. Adek-adek dalam keadaaan sehat dan selalu bermanfaat, serta bisa tercatat amal bagi kita semua”, tuturnya.(MR)

TerPopuler