Syarief Abdullah : Sosialisasi 4 Pilar Dapat Membuat Masyarakat Semakin Paham Arti Pancasila | Pontianak Satu

Syarief Abdullah : Sosialisasi 4 Pilar Dapat Membuat Masyarakat Semakin Paham Arti Pancasila

Foto Syarief Abdullah Sebagai anggota DPR RI Dapil V Kalbar Fraksi Partai Nasdem
PONTIANAK SATU - Anggota MPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, mengungkapkan, bahwa Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang gencar dilaksanakan diberbagai elemen masyarakat Indonesia, semakin membuka mata masyarakat tentang arti pentingnya makna Pancasila itu sendiri.

Hal tersebut dikatakan legislator asal Kalimantan Barat itu di hadapan ratusan masyarakat di Jl Ahmad Yani Gg Sepakat II Pontianak Tenggara (03/12/2019) lalu.

“Sosialisasi empat pilar ini penting untuk terus menanamkan kesadaran kepada publik tentang konsep berbangsa yang penuh toleransi, menghargai perbedaan", ujarnya.

Namun, lebih lanjut syarief,  menjelaskan seluruh anggota MPR RI ditugaskan untuk menggencarkan sosialisasi empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pancasila adalah ideologi dan dasar negara. UUD 1945 adalah konstitusi negara. NKRI sebagai bentuk negara. Dan Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara.

“Keempatnya merupakan tiang penyangga yang menjaga dan menjadi panutan dalam keutuhan bangsa Indonesia yang kita cintai bersama", paparnya.

Oleh karenanya menurut syarief ada satu tantangan bangsa yang sangat mendasar bangsa yakni kesenjangan sosial, pengangguran dan kemiskinan.

"Masalah mendasar tersebut harus diselesaikan. Pemerintah harus cepat mengambil tindakan, sebab bangsa ini juga menghadapi tantangan global yang jauh lebih besar. Tapi, saya yakin dengan pehamanan Empat Pilar yang baik apalagi implementasinya juga dengan baik, bangsa ini mampu menghadapi semua tantangan itu", jelasnya.

Dengan sosialisasi empat pilar ini, Syarief, berharap pemahaman publik terhadap nilai-nilai kebangsaan bisa semakin meningkat dan lebih baik.

Acara Sosialisasi tersebut berlangsung selama setengah hari penuh. Selain dihadiri para tokoh masyarakat dan warga sekitar, juga dihadiri Anggota DPRD Kota Pontianak dari Partai NasDem. (MR)

TerPopuler