Inilah Pernyataan Sikap Ketua dan Sekjen DPP GmnI Kongres XXI Ambon | Pontianak Satu

Inilah Pernyataan Sikap Ketua dan Sekjen DPP GmnI Kongres XXI Ambon

Rabu, 04 Desember 2019, 12.41
Foto: Robaytullah Kusumah Jaya (kanan) dan Clance Teddy yang merupakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI dan Sekretaris Jenderal DPP GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia) periode 2017-2019.
PONTIANAK SATU - Robaytullah Kusumah Jaya dan Clance Teddy yang merupakan Ketua Umum DPP GMNI dan Sekretaris Jenderal DPP GMNI periode 2017-2019 memberikan pernyataan resminya berkaitan dengan dinamika yang terjadi dalam Kongres GMNI XXI yang digelar di Ambon.

Dalam keterangan tertulisnya, Rabu (04/122019) Robyatullah menyatakan berdasarkan hasil laporan, serta peninjauan langsung di Lokasi pelaksanaan Kongres berjalan tidak kondusif dan cenderung penuh intimidasi dengan begitu banyaknya oknum pengamanan yang melaksanakan tugas diluar koordinasi, bahkan sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang tidak menyepakati Kongres dilanjutkan disandera oleh panitia di dalam ruangan sidang.

“Tindakan-tindakan sejumlah oknum Pengurus DPP GMNI yang dinilai Inkonstitusional sehingga membuat situasi internal organisasi sangat tidak kondusif,” tegas Robaytullah

Roybatullah menambahkan, Berdasarkan hasil pertimbangan, maka dengan demikian kami selaku SC menyatakan bahwa Kongres ke XXI dipindah tempatkan ke Hotel Amaris Kota Ambon, tanggal 2 Desember 2019.

Hasil Kongres GMNI XXI di Ambon sendiri akhirnya menghasilkan kepemimpinan nasional yang baru yaitu Arjuna Putra Aldino sebagai Ketua Umum DPP GMNI dan M Ageng Dendy Setiawan sebagai Sekretaris Jenderal DPP GMNI untuk 1 periodeo kedepan.

Seperti yang dijelaskan oleh Robaytullah, adapun hasil Kongres GMNI XXI di Kota Ambon menghasilkan kepemimpinan nasional sebagai berikut, Bung Arjuna Putra Aldino sebagai Ketua Umum dan Bung M. Ageng Dendy Setiawan sebagai Sekretaris Jenderal DPP GMNI untuk 1 periode kedepan 2019-2021.

“Dengan adanya sikap ini maka kami menegaskan bahwa segala keputusan apapun yang dihasilkan oleh Kongres yang mengatasnamakan GMNI dil uar Kongres yang berlangsung di Hotel Amaris tidak sah dan inkonstitusional,” tegas Robaytullah dalam pernyataan tertulisnya.

Baca juga:

Berikut pernyataan lengkap Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP GMNI Periode 2017-2019 selaku Steering Committee Kongres GMNI XXI di Ambon:

Merdeka!!!

Salam sejahtera kami sampaikan semoga semangat api perjuangan marhaenisme senantiasa bergelora didalam setiap langkah kita sebagai pewaris ajaran bung karno.

Selanjutnya, bersama dengan ini saya Atas Nama Ketua Umum & Sekretaris Jendral DPP GMNI Menyatakan ;

  1. Berdasarkan hasil laporan, serta peninjauan langsung di Lokasi pelaksanaan Kongres berjalan tidak kondusif dan cenderung penuh intimidasi dengan begitu banyaknya oknum pengamanan yang melaksanakan tugas diluar koordinasi, bahkan sejumlah DPC yang tidak menyepakati Kongres dilanjutkan disandera oleh panitia di dalam ruangan sidang.
  2. Tindakan-tindakan sejumlah oknum Pengurus DPP GMNI yang dinilai Inkonstitusional sehingga membuat situasi internal organisasi sangat tidak kondusif.
  3. Berdasarkan hasil pertimbangan, maka dengan demikian kami selaku SC menyatakan bahwa Kongres ke XXI dipindah tempatkan ke Hotel Amaris Kota Ambon, tanggal 2 Desember 2019.
  4. Adapun hasil Kongres GMNI Ke XXI di Kota Ambon menghasilkan kepemimpinan nasional sebagai berikut: Bung Arjuna Putra Aldino sbg Ketua Umum dan Bung M. Ageng Dendy Setiawan sebagai Sekretaris Jenderal GMNI untuk 1 periode kedepan.
  5. Dengan adanya sikap ini maka kami menegaskan bahwa segala keputusan apapun yang dihasilkan oleh Kongres yang mengatasnamakan GMNI diluar Kongres yang berlangsung di Hotel Amaris tidak sah dan inkonstitusional.
Merdeka!!!
Marhaen…Menang!!!
GmnI…Jaya!!!
(*)

TerPopuler