Banjir Melanda, Pemdes Sungai Enau Berikan Bantuan Termasuk Rumah Warga yang Terendam Air | Pontianak Satu

Banjir Melanda, Pemdes Sungai Enau Berikan Bantuan Termasuk Rumah Warga yang Terendam Air

Banjir Sungai Enau Kabupaten Kubu Raya Kalbar
Foto: Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Enau saat meninjau lokasi banjir di desanya serta memberikan bantuan kepada puluhan warga di desanya. (Image/Istimewa)
PONTIANAK SATU - Banjir yang melanda diakhir tahun 2019 ini menjadikan warga Desa Sungai Enau Kecamatan Kuala Mandor B Kabupaten Kubu Raya kesulitan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari.

Banyak jalan poros Desa Sungai Enau termasuk jalan menuju PT. BPK (Wilmar) maupun jalan lingkungan terendam air dan bahkan banyak rumah warga serta tempat ibadah pun terendam air dan terpaksa warga harus mengungsi, Selasa (10/12/2019).

Ketinggian banjir yang melanda Desa Sungai Enau tersebut kurang lebih 50 sampai 70 cm. Ketinggian banjir juga mengakibatkan beberapa rumah warga tidak bisa dihuni, sebab air pun masuk ke dalam rumah.

Menurut informasi dari warga penyebab terjadinya banjir dikarenakan hujan yang cukup deras yang berdurasi lama dan sumbatnya aliran air menuju sungai serta kiriman air dari PT. BPK (Wilmar) yang masih kawasan Desa Sungai Enau.

"Salah satu penyebabnya sih, yaa karena hujan yang deras dan lama, dan sumbatnya parit yang menuju sungai tu, juga karena kiriman air dari Perusahaan Sawit PT. BPK (Wilmar)," kata Sukri salah satu warga desa tersebut.

Peristiwa banjir itu sebenarnya pernah terjadi juga di bulan November lalu, sebagaimana telah di upload oleh Muhammad Rokib selaku pemuda Desa Sungai Enau yang merupakan Ketua Remaja Masjid melalui akun youtubenya MR Channel.

Dalam videonya itu, ia mengajak kepada semua masyarakat, pemerintah dan semua stakeholder agar berupaya bisa bersama-sama untuk menanggulangi banjir tersebut.

"Kita tidak boleh saling menyalahkan antara yang satu dengan yang lainnya. Intinya kita hadapi bersama-sama," ucapnya melalui video pendek di akun youtubenya itu.

Peristiwa banjir yang telah terjadi di bulan November lalu sebenarnya sudah menjadi pengalam agar mengantisipasi terhadap banjir yang akan menimpa daerahnya. Sebab sudah menjadi kebiasaan bahwa dibulan Desember terjadi musim penghujan.

Menanggapi hal tersebut dengan semangatnya dan penuh perhatian dari pemerintah Desa Sungai Enau melakukan survei lapangan sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terendam air.

"Sangat memprihatinkan dengan adanya banjir yang melanda Desa kami. Sehingga beberapa rumah warga terendam air," ungkap Rajali selaku Kepala Desa Sungai Enau.

Turun lapangan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Sungai Enau tersebut adalah sebagai bentuk kepedulian dan rasa perhatian kepada masyarakat desanya.

"Kami turun ke lapangan ini sebagai bentuk rasa peduli dan sangat prihatin atas warga yang terkena banjir. Selain itu juga, kami turun ke lapangan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terendam air," jelasnya.

Rajali menyebutkan ada 23 rumah warga yang mendapatkan bantuan. Ia pun berharap kepada semua pihak agar bersama-sama untuk menanggulangi banjir.

"Sekitar 23 rumah yang telah kita bantu. Ayo kita bersama-sama atasi masalah banjir ini, karena tanggung jawab kita bersama," ajaknya.

Bantuan yang diberikan oleh pemerintah Desa Sungai Enau kepada warga itu agar bisa mengurangi beban bagi warga. Hal inipun warga sangat berterima kasih kepada pemerintah Desa.

"Alhamdulillah. Saya sangat berterima kasih l kepada pemerintah Desa Sungai Enau atas bantuannya yang telah diberikan kepada kami," ucap salah satu warga yang rumahnya terendam banjir dan mendapatkan bantuan.

Warga cemas dan khawatir akan ada hujan yang lebih deras dikemudian hari. Apabila ada hujan yang lebih deras lagi akan menambah ketinggian air. (*)

TerPopuler