Asean Muslim Students Associations Akan Gelar Konferensi Tingkat Tinggi IV di Pontianak | Pontianak Satu

Asean Muslim Students Associations Akan Gelar Konferensi Tingkat Tinggi IV di Pontianak

Foto: Konferensi Pers AMSA atau Pelajar Muslim Asean di Kota Pontianak, Minggu (01/12/2019)
PONTIANAK SATU - Asean Muslim Students Associations (AMSA) atau yang kerap disebut Pelajar Muslim Asean akan menggelar kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang IV, rencananya digelar di Kota Pontianak Kalimantan Barat pada 03-07 Maret 2020.

Hal ini disampaikan saat konfrensi pers di salah satu cafe di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (01/12/2019).

Menurut Directore of Program, Muhammad Syafril, dalam pelaksanaan kali ini akan mengangkat tema membangun sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

"Saat ini kami sedang memperkuat sumber daya manusia khusunya di bidang pemuda untuk menyambut era industri 4.0, di mana itu nantinya garis milenial mesti di depan sehingga dibutuhkan kreatifitas dan inovasi untuk membantu pemerintah dalam memecahkan aspek masalah di negeri yang kita cintai ini," ujarnya.

Pemuda di era industri 4.0 lanjut Safril, mesti juga mencari peluang dari masalah yang dihadapi masyarakat dalam membantu kehidupan sosial.

"InsyaAllah akan ada pergelaran budaya di dalam symposium untuk mengangkat budaya melayu Kalimantan Barat ke kanca international," imbuhnya.

Senada yabg disampaiman President AMSA Indonesia Wawan Nur Rewa menyampaikan, bahwa pentingnya kegiatan ini dilakukan karena akan ada studi kasus untuk melahirkan resolusi lewat konferensi bersama Pelajar Muslim se Asia Tenggara (Asean).

"Dalam konferensi itu nantinya kita akan membahas beraneka problem di kawasan Asia Tenggara, terkhusus di Indonesia akan membahas tentang revolusi industri 4.0 dalam menghadapi perubahan global," jelasnya.

Wawan menambahkan, kegiatan tersebut fokus pada pembentukan mental para pemuda milenial untuk membantu pemerintah dalam memecahkan dan menghadapi problem sosial bersama.

"Ini sejalan dengan program Presiden Republik Indonesia membangun sumber daya manusia," ujarnya.

Sedangkan untuk peserta domestik sendiri Wawan menjelaskan, akan dihadiri masing-masing perwakilan 34 provinsi dan untuk peserta luar negeri akan dihadiri masing-masing negara di kawasan Asia Tenggara.

"Saya meminta dukungan dan doanya seluruh rekan-rekan agar kita sebagai tuan rumah dapat memberikan cerminan yang terbaik kepada para delegasi," ungkap pria asal Makassar tersebut. (*)

TerPopuler