Raker Bersama Menteri PUPR, Syarif Abdullah Komitmen Mendorong Infrastruktur di Kalbar | Pontianak Satu

Raker Bersama Menteri PUPR, Syarif Abdullah Komitmen Mendorong Infrastruktur di Kalbar

Rabu, 13 November 2019, 19.42
Foto: Syaraif Abdullah Al Kadrie DPR RI Komisi V saat rapat kerja bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
PONTIANAKSATU.ID - Komisi V DPR RI melaksanakan Rapat Kerja bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beserta jajarannya dengan agenda evaluasi pelaksananan pembangunan infrastruktur TA 2015-2019, Rencana Strategis dan Program Kerja tahun 2020-2024 serta Program Legislasi Nasional di ruang rapat Komisi V DPR RI, Senayan Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Dalam rapat tersebut Menteri PUPR, Basuki Hadi Mulyono menyampaikan program pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam Pemerintahan Jokowi-Maruf, baik di bidang sumber daya air, konektivitas jalan dan jembatan, perumahan dan permukiman di tahun-tahun yang akan datang.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syarif Abbdullah Al Kadrie memberikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atas capaian realisasi program dan anggaran tahun 2015-2019 yang melebihi target Rencana Strategis pada beberapa program di bidang sumber daya air dan konektivitas jalan dan jembatan.

Syarif Abdullah Al Kadrie merupakan politisi Partai Nasdem Dapil Kalimantan Barat I, dalam rapat kerja tersebut menyampaikan sejumlah program prioritas pembangunan infrastruktur tahun 2020-2024 di provinsi Kalimantan Barat.

Antara lain pembangunan jembatan Kapuas III, duplikasi jembatan Kapuas I, pembangunan tol Pontianak ke Sambas, penyelesaian pembangunan jalan Sejingan-Temajo sepanjang 40 km yang menghubungkan kawasan pariwisata nasional, pelebaran jalan nasional di wilayah Kalbar yang sesuai dengan standar jalan nasional, dan pembangunan jalan strategis nasional. "Itu semua dalam rangka mendorong konektivitas antar daerah-daerah pusat produksi pertanian dan perekonomian masyarakat Kalbar," tambahnya.

Di sisi lain lanjut Syarif Abdullah Al Kadrie, dibutuhkan percerpatan pembangunanan infrastruktur provinsi Kalbar.

“Kita membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur provinsi Kalimantan Barat agar konektivitas antarwilayah dan mobilisasi masyarakat dapat terlayani dengan baik," tegas Syarif Abdullah Al Kadrie.

Syarif Abdullah Alkadrie menambahkan bahwa apa yang  diperjuangkannya pada periode 2019-2024 untuk pembangunan infrastruktur di Kalbar merupakan komitmen lanjutannya dari periode keanggotaan DPR RI sebelumnya.

“Saya akan mengawal program-program yang memberikan output nyata dan outcome yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kalimantan Barat," tegas anggota DPR RI dua periode dari Dapil Kalbar ini. (Mus)

TerPopuler