Pontianak Kota Seribu Warung Kopi, Sejuta inspirasi | Pontianak Satu

Pontianak Kota Seribu Warung Kopi, Sejuta inspirasi

Minggu, 17 November 2019, 15.15
Foto: Seorang penjaga stand Kopi Aming pada acara Pontianak Fashion Coffe Week menunjukan produk kopi bubuk kemasannya. (Image/AntaraNews)
PONTIANAKSATU.ID - Kota Pontianak menjadi sebuah kota yang memiliki cukup banyak warung kopi dan tersebar hingga sudut kota. Bahkan saat ini warung kopi baik yang dikelola secara tradisional maupun modern terus menjamur. Tidak sulit menemukan warung kopi dengan penawaran cita rasa dan aroma yang beragam di kota ini.

Seperti yang dilansir AntaraNews.com, sehingga sebutan sebagai kota seribu warung kopi dengan beragam aktivitas dan sensasi tersendiri tidak terbantahkan. Aktivitas ngopi di mana pun bisa menjadi satu destinasi wisata tersendiri.

Setiap hari penikmat kopi, mulai dari kalangan remaja hingga orang tua tampak bersosialisasi di warung kopi.

Aktivitas ngopi kini bukan hanya sekedar menyeduh kopi dan menikmati pahitnya kopi semata, namun sudah menjadi ajang silaturahim, lobi-lobi politik dan diskusi usaha serta mencari sejuta inspirasi.

Kota yang mengandalkan sektor jasa dan perdagangan ini menjadi hidup 24 jam karena warung kopinya. Apalagi di kawasan Jalan Gajah Mada yang dijadikan sebagai area coffee street, ngopi hingga larut malam ada di sini.

Dari ribuan warung kopi yang ada sejumlah tempat yang wajib disambangi ketika ke Pontianak. Tidak sah ke kota khatulistiwa ini kalau belum ngopi di warung kopi yang selalu dikunjungi dari berbagai pihak seperti pengusaha, politikus bahkan dari menteri hingga Presiden.

Warung Kopi Asiang dan Warung Kopi Aming, contohnya, selalu menjadi rekomendasi oleh siapa pun dan memang cita rasa dan suasana diberikan sangat spesial sehingga melegenda.

Kopi Asiang dengan pemiliknya Yohanes Fendi atau akrab disapa Koh Asiang yang turun langsung menyajikan kopi dengan gaya telanjang dada memberikan hal yang berbeda, unik dan menarik.

Banyak kalangan tertarik bukan hanya rasa nikmat kopinya, namun cara membuat kopi dengan disaring dan ditarik dengan telanjang dadanya tersebut.

Wedang-wedang kopi di warung kopi Asiang disuguhkan dengan cangkir keramik khas Cina tempo dulu menambah hal yang berbeda.

Sejak pagi di warung kopi yang beralamat di Jalan Jalan Merapi, Benua Melayu Darat, Pontianak sudah dan selalu ramai.

Selanjutnya Warung Kopi Aming yang tidak boleh dilewati ketika ke Pontianak karena terkenal dengan rasanya yang pas, kata mayoritas penikmat kopi.

Warung Kopi Aming yang terletak di Jalan H Abas dan beberapa cabang lainnya tersebut selalu penuh, terutama dari kalangan milenial.

Ternyata Warung Kopi Aming tidak kalah dengan Warung Kopi Asiang. Warung Kopi ini selalu menjadi pilihan karena jaminan rasa kopinya.

TerPopuler