Bahasan Bantah Pontianak Banjir! Hanya Genangan, Masyarakat Jangan Panik | Pontianak Satu

Bahasan Bantah Pontianak Banjir! Hanya Genangan, Masyarakat Jangan Panik

Foto: Sebuah mobil melintas di kawasan Jalan Gajahmada yang tergenang air hujan.
PONTIANAK SATU - Sejumlah kawasan di Kota Pontianak terandam setelah diguyur hujan dengan intensitas lebat sekitar dua jam.

Dirilis Tribun Pontianak, Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menyebutkan kalau di Pontianak ini sebenarnya bukan banjir, tapi hanya genangan air, memang kadang setiap tahun ini terjadi.

Ia menjelaskan genangan ini terjadi karena air hujan lambat turun ke Sungai Kapuas, karena air pasang laut bersamaan atau air pasang laut itu belum surut sedangkan hujan turun dengan intensitas tinggi.

"Kan memang untuk hari ini dan beberapa hari ke depan prediksi BMKG dan dimuat Tribun Pontianak hari ini bahwa hujan lebat disertai angin kencang. Jadi kepada masyarakat jangan panik ini semacam kondisi alam di Kota Pontianak, kadang setiap tahun seperti itu," ujar Bahasan, Sabtu (23/11/2019).

Baca juga:
Banjir Melanda, DPRD : Tampak Pemkot Pontianak Tak Serius Tangani Banjir
Ia mengimbau pada masyarakat berhati-hati dan selalu waspada saat genangan air masuk ke dalam rumah dan mempersiapkan perabotannya agar tidak basah.

"Kemungkinan dipersiapkan atau dinaikkan sehingga tidak terjadi kerugian," ujarnya.

Masyarakat harus berhati-hati terhadap aliran listrik di rumahnya, karena ini sangat membahayakan.

Setiap colokan ia sarankan jangan disimpan di bawah atau di lantai karena saat air masuk bisa membuat korsleting serta kesetrum sehingga membahayakan.

Kata dia, bulan ini curah hujan sangat tinggi, air laut pasang. Dalam kondisi air pasang maka air hujan sulit turun.

Hal itu disebabkan Pontianak termasuk dataran rendah. Jadi pada saat musim air pasang dan curah hujan tinggi ini mengakibatkan genangan air tidak serta merta langsung surut.

Namun ia menegaskan yang terjadi bukanlah banjir, melainkan genangan, karena hanya terjadi beberapa saat saja.

"Kepada masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati terutama dalam berlalu lintas. Kedua bersiap siaga dalam menghadapi cuaca dingin yang memang curah hujan cukup tinggi sehingga tidak mengalami kedinginan dan jaga kesehatan karena biasanya membut mudah terkena flu dan sebagainya," kata Bahasan.

Terkait dengan drainase, ia menegaskan Pemerintah Kota Pontianak sangat serius membenahinya, mulai dari derenase primer, sekunder sampai tersier.

"Bukan berarti Pemkot tinggal diam, tetapi pada prinsipnya kondisi yang seperti ini memang kadang ada saluran dari perumahan warga, penduduk yang tersumbat atau tidak mengalir dengan semestinya atau kadang ini juga menjadi kebiasaan yang suka menutup saluran," paparnya.

Saluran dianggapnya tidak berpengaruh pada waktu kemarau tapi saat penghujan sangat berpengaruh. Itulah dicontohkannya sebagian kecil.

Pemerintah Kota Pontianak melalui pemberdaya air di PUPR selalu memberikan perhatian terhadap drainase untuk selalu membenahi atau mengcroschek semua saluran mulai dari tersier, sekinder, primer harus terhubung.

TerPopuler