Tiga dari Indonesia, Masuk 50 Besar Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia | Pontianak Satu

Tiga dari Indonesia, Masuk 50 Besar Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Minggu, 06 Oktober 2019, 19.38
Foto: Inilah sampul publikasi The Muslim 500, di mana Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) berada di urutan 13 dari 50 tokoh Muslim berpengaruh dunia. (Image/kompas.com)
PONTIANAKSATU.ID - Pusat Studi Strategi Islam (The Royal Islamic Strategic Studies Centre) di Amman, Jordania, merilis daftar 500 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia.

Seperti biasa, dalam daftar ini, 50 tokoh Muslim teratas yang dianggap paling berpengaruh dipilah secara khusus.

Menurut situs resmi lembaga themuslim500.com, pengumuman nama-nama para tokoh ini dilakukan untuk melihat seberapa besar pengaruh seseorang Muslim terhadap komunitasnya.

Seperti halnya daftar tahun lalu, daftar 50 Tokoh Islam yang paling berpengaruh juga masih didominasi para ulama dan kepala negara.

Peringkat pertama diduduki oleh Sheikh Muhammad Taqi Usmani, seorang hakim dan ulama terkemuka dari Pakistan.

Sementara peringkat kedua dan ketiga ditempati oleh Ayatollah Hajj Sayyid Ali Khamenei, pemimpin spiritual Republik Islam Iran dan Jenderal Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan, Pangeran Abu Dhabi serta Wakil Komandan dari Angkatan Bersenjata UEA.

Selanjutnya, peringkat keempat diduduki oleh Raja Salman bin Abdul Aziz al-Saud dari Arab Saudi.

Lalu yang kelima ialah Raja Abdullah II Ibn Al-Hussein Raja Hashemite Kerajaan Yordania.

Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Sebanyak tiga tokoh asal Indonesia, masuk ke dalam 50 besar, termasuk Presiden Joko Widodo.

Dua tokoh yang lain adalah Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, dan kiai kharismatik asal Pekalongan Luthfi bin Yahya.

1. Presiden Joko Widodo

Foto: Presiden Joko Widodo menghadiri pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (1/10/2019). Sebanyak 575 anggota DPR terpilih dan 136 orang anggota DPD terpilih diambil sumpahnya pada pelantikan tersebut.
Dalam publikasi tersebut, tercatat Presiden Joko Widodo menempati posisi ke-13 dalam daftar 50 Tokoh Islam paling berpengaruh ini.

Presiden Widodo disebutkan di sana sebagai presiden Indonesia pertama yang bukan berasal dari militer atau elit politik. Ia berasal dari latar belakang keturunan Jawa yang rendah hati.

Selain itu, Jokowi juga dituliskan sebagai seorang politisi yang bersih dan sukses.

Lembaga ini menyebut bahwa Jokowi pertama kali memulai karier sebagai politisi ketika menjadi Wali Kota Surakarta sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta pada September 2012 lalu.

Lalu, Jokowi juga dinilai sukses memperbaiki sistem transportasi, kesehatan, dan hubungan bisnis dengan masyarakat.

Lembaga ini juga menyoroti "Tradisi Blusukan" yang dilakukan Jokowi sehingga mampu membuatnya menjadi sosok yang dekat dengan rakyat.

2. Said Aqil Siradj

Foto: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj saat jumpa pers usai acara Rakornas ke-IV NU Care-Lazisnu di Ponpes Pangeran Diponegoro, Sleman, Jumat (15/02/2019). (Image/kompas.com)
KH Said Aqil Siradj, Ketua Umum PBNU menempati peringkat ke-19.

NU adalah organisasi Muslim independen terbesar di Indonesia dan salah satu organisasi Islam paling berpengaruh di dunia.

Dengan basis keanggotaan pedesaan yang utama, Nahdlatul Ulama membedakan dirinya dari organisasi Islam lainnya di Indonesia.

NU memposisikan dirinya sebagai organisasi Islam tradisional dengan penekanan pada pendidikan dan keterlibatan politik berdasarkan prinsip-prinsip Islam.

Sebelum perannya sebagai ketua Nahdlatul Ulama, Siradj bertugas di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) Indonesia.

Sosok Aqil Siradj sendiri adalah seorang tokoh yang memiliki latar belakang akademis mumpuni, terutama dalam hal ilmu tentang Islam dan sangat menjunjung tinggi pendidikan sebagai syarat utama pembangunan.

Dia mendirikan Said Aqil Center di Mesir, sebuah pusat studi yang fokus dalam pembicaraan dan diskusi soal Islam, khususnya di dunia Arab.

3. HABIB Luthfi bin Yahya

Foto: Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) berbincang dengan Habib Luthfi di Pekalongan, Jawa Tengah.(image/kompas.com)
Selain Jokowi dan Said Aqil, ada juga nama Habib Luthfi yang menempati peringkat ke-33.

- Baca juga: Daftar 50 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Habib Luthfi saat ini adalah Rais Amm dari Jamiyah Ahli Tahriqah al-Mu'tabarah al-Nahdliyah di Pekalongan, Jawa Tengah, Selain menjabat sebagai pimpinan spiritual tarekat Ba Alwi di Indonesia, ia juga merupakan Ketua MUI Jawa Tengah.

Tarekat ini adalah para keturunan Nabi Muhammad yang bermigrasi ke Hadramaut, Yaman, pada masa-masa awal sejarah Islam.

Setelah mempelajari Islam dari para ulama di Indonesia, Habib Luthfi kemudian pergi ke Mekkah dan Madinah untuk melanjutkan pelajarannya.

Habib Luthfi akhirnya mendapatkan ijazah untuk semua ilmu Islam tradisional termasuk hadist dan tasawuf.

Sepanjang hidupnya, Habib Luthfi sudah mendirikan ribuan sekolah dan masjid di Indonesia dan memiliki jutaan pengikut.

Sumber: kompas.com

TerPopuler