Satkorwil Banser Kalbar Gelar Diklatsus Balakar Perdana | Pontianak Satu

Satkorwil Banser Kalbar Gelar Diklatsus Balakar Perdana

Minggu, 01 September 2019, 22.34
Foto: Peserta Diklatsus Banser Penanggulangan Kebakaran berpose di depan Kantor Yayasan Panca Bhakti Pontianak.
PONTIANAKSATU.ID - Puluhan Anggota Banser (Barisan Ansor Serbaguna) Kalimantan Barat mengikuti Pendidikan dan Pelatihan BALAKAR (Banser Penanggulangan Kebakaran) bekerjasama dengan Yayasan Panca Bhakti Pontianak guna membantu masyarakat menanggulangi bencana kebakaran yang sekarang ini sering terjadi di daerah Kalbar akibat musim kemarau.

Pendidikan dan Pelatihan ini diikuti oleh peserta berjumlah 70 orang dan dilaksanakan mulai tanggal 30 Agustus sampai 1 September 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada dua tempat, yakni Pondok Pesantren Al-Husna, dilanjutkann praktek lapangan di Markas DAMKAR Panca Bhakti Pontianak.

Materi yang diterima peserta dari pemateri mulai dari Instruktur Satkornas Banser dari Jakarta, PW Ansor Kal-bar, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), POLRESTA Pontianak, hingga DAMKAR (Pemadam Kebakaran) Panca Bhakti Pontianak. 

Kegiatan itu juga mendapatkan antusias yang tinggi dari peserta dan tentunya tidak hanya memberikan ilmu yang bermanfaat, namun juga menjadi sarana bagi Banser untuk mengabdi pada masyarakat yang lebih luas.

Ditemui di lokasi kegiatan, Wasil selaku Kepala Satuan Khusus Banser Penanggulangan Kebakaran selaku panitia pelaksana mengatakan kegiatan berbentuk respon dan kepedulian banser terhadap kebakaran hutan dan lahan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk respon dan kepedulian Banser terhadap masalah karhutla yang saat ini marak terjadi selain terjadinya musibah kebakaran yang terjadi,” paparnya.

Di sisi lain, Nurdin selaku Ketua PW GP Ansor Kalbar berharap adanya diklatsus itu bisa bermitra dengan pihak damkar dalam menanggulangi kebakarn.

"Kami berharap dengan adanya Satuan Khusus Penanggulangan Kebakaran Banser ini dapat bermitra dan bekerjasama dengan pihak Damkar dan lainnya dalam menanggulangi terjadinya masalah kebakaran," pungkasnya. (*)

TerPopuler