MK Tolak Gugatan PKB, Partai NasDem Masuk Sebagai Unsur Pimpinan DPRD Provinsi Kalbar | Pontianak Satu

MK Tolak Gugatan PKB, Partai NasDem Masuk Sebagai Unsur Pimpinan DPRD Provinsi Kalbar

Sabtu, 10 Agustus 2019, 17.59
Tolak Gugatan PKB, Partai NasDem Masuk Sebagai Unsur Pimpinan DPRD Provinsi Kalbar
PONTIANAKSATU.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Legislatif yang diajukan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai pihak Pemohon dalam perkara nomor: 15-01-20/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019. Untuk daerah pemilihan Kabupaten Sanggau dan Sekadau Provinsi Kalimanatan Barat (KALBAR).

Pertimbangan MK mementahkan gugatan permohonan yang diajukan oleh kuasa hukum dari partai PKB, karena pihak Pemohon tidak memiliki bukti yang jelas atau (Abscurlible) sehingga permohonan pemohon tidak dapat diterima dan ditolak yang dibacakan dalam rapat permusyawaratan 9 hakim konstitusi, yang dipimpin langsung Ketua MK, Anwar Usman di ruangan Panel 3. (06/08/2019) kemarin.

Kuasa Hukum sekaligus lawyer dari Partai NasDem DPW Kalbar, Anton Armya yang hadir mengawal pelaksanaan sidang tersebut, memberikan perhatian khusus terhadap kuasa hukum PKB dengan gugatannya yang ditolak MK.

Menurut politisi dari NasDem yang juga saat ini masih aktif sebagai pengacara asal Kalimanatan Barat itu, dirinya merasa senang terhadap dengan adanya Tim Kuasa Hukum pihak pemohon ditolak, pasalnya partai NasDem bisa mempertahankan secara optimis bisa meraih 8 Kursi DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

"Ini artinya Partai NasDem Kalimantan Barat bisa masuk dalam unsur pimpinan menjadi wakil ketua," terangnya.

Selain itu Anton mengapresiasi dalam pelaksanaan sidang tersebut atas seluruh keputusan MK. Menurut Anton, MK telah menjunjung tinggi keadilan selama proses sidang berlangsung.

“Kami mengapresiasi terhadap kinerja MK yang sangat memegang teguh azas keadilan dalam setiap perkara,” katanya.

Lebih jauh pihaknya juga mengamati dari jauh- jauh hari, memprediksikan bahwa gugatan dari Kuasa hukum PKB di prediksikan ditolak lantaran tidak jelas dan mengada-ngada dan diakui pihaknya NasDem tetap optimis akan mempertahankan kursi di DPRD Provinsi sebagai unsur pimpinan.

"Jauh hari sebelumnya kalau melihat permohonan gugatan PKB itu lemah dan bisa dipatahkan, NasDem tetap optimis mempertahankan 8 kursi di DPRD Provinsi Kalimantan Barat masuk sebagai unsur pimpinan," pungkasnya. (Mustofa)

TerPopuler