Lawyer Partai NasDem Kalbar, Hadiri Persidangan Persandingan Perolehan Suara Partai Politik di MK | Pontianak Satu

Lawyer Partai NasDem Kalbar, Hadiri Persidangan Persandingan Perolehan Suara Partai Politik di MK

Minggu, 07 Juli 2019, 11.48
Foto: Anton (kiri), saat menemui fungsionaris DPP Badan Advokasi Hukum Partai NasDem, Jakarta (06/07/2019)
PONTIANAKSATU.ID - Pengacara Partai NasDem Kalimantan Barat, Anton Armya temui Fungsionaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Advokasi Hukum Partai NasDem Jakarta, Sabtu (06/07/19).

Anton, ditugaskan Partai NasDem datang ke Jakarta untuk menghadiri sekaligus, menyerahkan berkas awal persandingan perolehan suara partai politik terkait, hasil rekapitulasi form C1 Untuk Pengisian keanggotaan DPRD Provinsi Kalimantan Barat (KALBAR) 6, untuk jawaban sebagai pihak terkait yang akan diserahkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang sudah terjadwalkan.

Setibanya di Gedung DPP Partai NasDem, ia disambut oleh salah satu Pengurus Badan Advokasi DPP Partai NasDem, Kocu.

Dalam pertemuan tersebut berlangsung dengan hangat, dan membahas langkah-langkah apa saja yang harus disiapkan dalam tahapan sidang sengketa pileg di MK.

Anton yang merupakan kuasa hukum, Fransiskus Suwondo, sangat optimis. Pihaknya meyakini dapat memenangkan sengketa tersebut.

"Di sini partai NasDem, mendaptakan kursi terakhir dari dapil 6 Kalbar, sebagai pihak terkait dan sebagai pihak termohonnya, KPU Kab Sanggau, Dan kami dari Badan Advokasi Partai NasDem Provinsi Kalimantan Barat, sangat optimis sekali bisa mempertahankan, kursi tersebut untuk partai NasDem," ucapnya.

Politisi NasDem yang juga masih aktif sebagai lawyer itu menilai, terkait partai NasDem Dapil Kalbar 6, sanggau, sekadau, partai NasDem telah menerima salinan berita acara penyampaian permohonan sebagai pihak terkait dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yaitu berdasarkan salinan berita acara penyampaian permohonan Nomor.15-01-20/PHPU.DPR.DPRD/XVII/2019 yang di sampaikan terhadap Partai NasDem sebelum sidang perdana tanggal 12 juli 2019.

Maka partai NasDem sebagai pihak terkait akan menyampaikan, jawaban pihak terkait dua hari sebelum sidang perdana.

Selain itu pihaknya juga menambahkan dalam sidang perdana yang dilakukan MK pada tanggal 12 Juli 2019 tersebut yang akan dilaksanakan di MK.

"Langkah-langkahnya kita akan mengikuti terus, dan juga memantau rangkaian tahapan-tahapan sidang di MK yang telah ditetapkan oleh undang-undang, yaitu dua hari sebelumnya kita akan mengajukan permohonan, sebagai pihak terkait atau jawaban dari pihak terkait nanti," ujar Anton kepada awak media.

Lebih lanjut dirinya juga menilai dari sidang perdana tersebut, apakah dilanjutkan, atau tidak, apakah cukup memenuhi syarat formil maupun materil gugatan pemohon yaitu Partai PKB.

"Nah kalau memenuhi syarat formil maupun syarat materil gugatan, iya saya kira MK akan mengabulkan sidangnya berkelanjutan, kalaupun tidak sidangnya tidak memenuhi syarat, maka sidangnya ditolak permohonan dari partai PKB tersebut," tuturnya (Mustofa)

TerPopuler