HUT Rema Muda ke 33, Secara Resmi Ditutup | Pontianak Satu

HUT Rema Muda ke 33, Secara Resmi Ditutup

Senin, 01 Juli 2019, 18.11
Foto: Pemukulan beduk oleh bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, menandakan HUT Rema Muda ke 33 secara resmi ditutup. 
PONTIANAKSATU.ID - Pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Kubu Raya, telah usai melaksanakan rutinitas tahunan Rema Muda XXXIII di Parit Kongsi Masjid Al Falah Desa Sungai Enau Kecamatan Kuala mandor B.

Kegiatan yang dimulai dari tanggal (23/06/2019) hingga tanggal (1/06/2019), yang diikuti oleh 52 peserta kontingen dari tiga kecamatan, Sungai Ambawang, Kecamatan Kuala Mandor B dan Kecamatan Sebangki.

Proses perlombaan dan pertandingan mulai dari awal hingga akhir telah usai dan berjalan dengan kondusif, meski kadang ada sebuah permasalahann akan tetapi tetap berjalan dengan lancar.

Ucapan maaf yang tak terbatas pun di ungkapkan oleh Muhasis selaku ketua panitia pelaksana Rema Muda.

"Terima kasih semuanya bagi para kontingin yang telah mensukseskan acara HUT Rema Muda yang Ke 33, kami selaku tuan rumah mohon maaf yang sebesar-besarnya jika fasilitas yang kami sediakan kurang memuaskan. Semoga HUT Rema Muda yang diselenggarakan di Parit Kongsi ini menjadi moment yang penting, sekaligus membahagiakan bagi kita semua," ujar Muhasis saat acara penutupan HUT Rema Muda XXXIII, Senin (01/07/2019).

Selain itu juga, Tapyin selaku ketua BKPRMI Sungai Ambawang menyampaikan, pihaknya bangga atas partisipasi para kontingen remaja masjid dari tiga kecamatan.

"Terima kasih atas partisipasinya kepada para peserta kontingen remaja masjid yang telah hadir di Rema Muda ini, terima kasih juga kepada panitia pelaksana rema muda yang telah bekerja ekstra demi mensukseskan acara Hut Rema Muda yang ke XXXIII di Parit Kongsi Desa Sungai Enau ini," katanya.

Kepala Desa Sungai Enau pun sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Hut Rema Muda XXXIII di Parit Kongsi.

"Berkat kerja ekstra dari para pengurus BKPRMI dan panitia pelaksana Rema Muda ke 33 ini, bisa berjalan dengan baik, dan telah usai di malam ini, semoga bermanfaat dan membawa generasi muda lebih maju," imbuh Rajali selaku kepala desa Sungai Enau.

Syarif Amin selaku anggota Dewan Kubu Raya berharap "Dengan adanya kegiatan rema muda ini, bisa lebih membawa para anak muda ke arah yang lebih baik lagi dan hasilnya pun bisa menciptakan kader pemimpin yang baik bagi desa maupun Kubu Raya," harapnya.

Di malam puncak HUT Rema Muda XXXIII tersebut, ditutup langsung oleh Muda Mahendrawan selaku Bupati Kubu Raya, sebagai bukti dan apresiasi bahwa bupati sangat mendukung kegiatan tersebeut.

Namun sebelum menutup acara tersebut Muda Mahendrawan manyampaikan. Meski Kubu Raya masih sebagai kabupaten muda yang terbentuk pada tahun 2007. Akan tetapi masih mampu bersaing dengan yang lainnya.

“InsyaAllah Kubu Raya, meski masih berusia muda, yang terbentuk 2007. Sebagaimana ada 119 desa dan 9 kecamatan di Kubu Raya. Mampu berfikir ke-Indonesia-an. Sebagaimana slogan Kubu Raya adalah Dari Kubu Raya Untuk Indonesia," jelasnya.

Pertama, selogan ini untuk generasi Kubu Raya, meski berasal dari kampung atau pelosok. Tapi kita harus berfikir ke-Indonesia-an.

Kedua, pemuda harus berfikir prestasi, progresif berfikir jauh kedepan. kita buktikan berprestasi secara nasional.

"Karena Kubu Raya telah banyak meraih sebuah prestasi di tingkat nasional. Seperti ananda Anisa yang mampu juara 1 MTQ nasional di Sumatera Utara," sebutnya.

Dan masih banyak lomba lainnya, lanjut Bupati Kubu Raya, yang telah diraih oleh Kubu Raya, seperti lomba desa, seni, banyak lainnya.

"Hal ini bukan mimpi melainkan nyata, fakta sosial di lapangan, dari itu, kita harus percaya diri, dan intinya niat hati yang baik, serta tujuan yang jelas," terangnya

Ia memberikan gambaran kepada generasi muda untuk menjadi seorang pemimpin kepala daerah bukan seorang penguasa daerah.

“Saya selaku kepala daerah Kabupaten Kubu Raya mendukung kegiatan rema muda, tujuannya agar bisa duduk bersama dan berbicara dengan anak muda, seorang kepala daerah yang dikejar adalah mengurangi pengangguran anak muda, agar anak muda tidak terbawa ke jalan yang buruk," katanya.

Menjadi sorang Bupati, tambahnya, yang dipikirkan adalah tentang kehidupan masyarakat, mulai dari bayi hingga ke liang lahat, membuat SDM yang baik, cerdas, ibadah dengan baik dan bersosial.

"Maka dari itu marilah kita sama-sama kuatkan dalam agenda ini. Semoga banyak manfaat dan terhindar dari bahanyanya narkoba dan keburukan lainnya," tambahnya.

Muda mahendrawan tidak akan menyia-nyiakan HUT Rema Muda. Karena menurutnya Rema muda merupakan aset bagi kabupaten Kubu Raya.

"InsyaAllah Rema Nuda ini tidak akan disia-siakan, karena ini merupakan aset Kubu Raya. Sebagimana suksesnya kepala daerah bukan dari sebuah kekayaan, bukan karena jabatan, melainkan keberhasilannya ketika tidak ada pengangguaran, karena tidak ada kematian ibu mlahirakan, ketika bayi salah gizi, dan penderitaan lainnya," paparnya.

(Rokib)

TerPopuler