Pemkab Kubu Raya Resmikan HUT Rema Muda ke 33 | Pontianak Satu

Pemkab Kubu Raya Resmikan HUT Rema Muda ke 33

Senin, 24 Juni 2019, 01.45
Foto: Tampak kemegahan panggung HUT Rema Muda ke 33 di Desa Sungai Nau Kabupaten Kubu Raya.
PONTIANAKSATU.ID - Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kubu Raya gelar rutinitas tahunan, Rema Muda yang ke 33 di Parit Konsi Masjid Al- Falah Desa Sungai Enau Kecamatan Kuala mandor B Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. Minggu, (23/06/2019)

Menurut laporan dari panitia pelaksana Rema Muda, ada 50 kontingen yang mengikuti kegiatan rema muda ke 33 ini di antaranya dari tiga kecamatan.

"Ada 50 kontingen yang ikut kegiatan rema muda ke 33 tahun 2019 ini, diantaranya dari Kecamatan Kuala Mandor B, Kecamatan Sebangki dan Kecamatan Sungai Ambawang," sebut Sa'ur, S.Sos., selaku panitia mewakili ketua panitia pelaksana.

Dalam sambutannya Sa'ur mengajak kepada para pemuda agar ikut serta untuk mengawal setiap desanya masing-masing demi mencegah terjadinya korupsi.

"Dapat kita ketahui di berbagai media sosial sudah banyak berita-berita kepala desa yang korupsi, Dengan ini saya mengajak kepada semua pemuda untuk engawal setiap desa agar tidak terjadi sebuah korupsi dan agar korupsi tidak meraja lela. Dan terakhir kami berharap mulai dari tanggal 23 Juni sampai 1 juli 2019 ini, semoga tercipta kegiatan yang kondusif dan sportifitas di Rema Muda yang ke 33 kali ini," harapnya.

Dikesempatan yang sama Sambutan Kepala Desa Sungai Enau (DSE) diwakili oleh Maryadi selaku Kasi Kaur Perencanaan, mengawali dengan takbir agar pemuda lebih semangat, maka perlu adanya sebuah semangat juang kepada pemuda semua dan pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan rema muda yang ke 33 ini.

"Pemerintah DSE sangat mendukung dan mengapresiasi atas terselenggarananya HUT Rema Muda yang ke 33 di Parit Konsi Masjid Al Falah, kegiatan ini disiapkan dari selama setahun, namun menurut kami hal ini masih belum maksimal. Selain itu juga, kami Sangat mensuport mulai dari ormas, kepemudaan karang taruna, aparatur pemerintah, para dusun maupun pada masyarakat," ucap Maryadi

Selain itu juga, H Irsan SH.MH. Selaku anggota DPRD Provinsi Kalbar dapil Kubu Raya mempawah yang terpilih pada tahun 2019 sekaligus pengurus BKPRMI Kalimantan Barat, pihaknya merasa bangga kepada semua panitia, peserta, pengurus BKPRMI dan instansi yang ikut serta mensukseskan acara rema muda ke 33 tersebut.

"Bangga sebagai senior, bangga kepada panitia, bangga kepada peserta, bangga kepada semua pengurus BKPRMI, dan semua instansi yang ikut mensukseskan acara ini, Rema Muda ini sudah 32 tahun berjalan, maka pantas kita ucapkan syukur Alhamdulillah," harapnya.

Irsan juga menjelaskan bahwa, kegiatan kepemudaan rema muda tidak akan berjalan dengan maksimal, jika tanpa bantuan dari aparatur pemerintah, perusahaan dan donatur dari instansi lainnya.

"Jika tidak dibantu oleh para donatur, maka pemuda akan punya masalah yang mengakibatkan kepada kegiatan, sudah seharusnya pemuda mendapatkan bantuan dari aparatur pemerintah, APBDes, Perusahaan dan instansi lainnya, selain itu juga seharusnya aparatur pemeintah dan semua unsur yang terpilih menjadi dewan harus hadir di tengah kegiatan ini sebagai bukti kepedulian kepada pemuda," tegas Irsan.

Irsan melihat fasilitas di DSE ini masih sangat memprihatinkan, menurutnya perlu motivasi dari pemerintah kepada para pemuda desa.

"Jika dilihat dari fasilitas di DSE masih banyak fasilitas yang harus dibangun, maka perlunya motivasi dari para pemerintah untuk pemuda desa," katanya.

Ia juga berpesan kepada semua peserta Rema Muda agar tetap selalu menjaga ukhuwah islamiyah dan tidak mengedapankan egoisnya.

"Silahkan belomba dan bertanding, utamakan ukhuwah dan jangan utamakan egoisnya, agar tetap terjalin dengan baik di bidang keagamaan dan sosial, agar kegiatan ini berkesan dengan baik kepada semua elemen masyarakat," pungkasnya.

Kegiatan Rema Muda yang ke 33 tahun 2019 di Masjid Al Falah dibuka secara resmi oleh Syarif Yakud Al Qadri. S.Pd., M.Pd., selaku Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DISPORAPAR) Kabupaten Kubu Raya yang sekaligus mewakili Bupati Kubu Raya. Namun sebelum membuka acara, ucapan maaf disampakan olehnya bahwa, Bupati tidak dapat hadir dikarenakan ada acara mendadak.

"Ucapan maaf karena Bupati Kubu Raya tidak bisa hadir di acara ini, dikarenakan ada acara mendadak sehingga menjadi penghambat", ucapnya.

Mengisi sambutannya Syarif sampaikan agar pemuda bisa menjadi pelopor desa.

"Sesuai Undang-Undang no 40 tahun 2009, usia 16 sampai 30 tahun adalah masih dikatakan pemuda. Dari itu pemuda harus menjadi pelopor, saat ini ada gerakan pemuda pelopor dan gerakan pemuda Nusantara. Jadi mari berlomba-lomba mejadi pelopor, saat ini kami mengadakan lomba pemuda pelopor, tidak mentok pada disini saja akan tetapi selalu berkelanjutan," ajaknya.

"Pemuda saat ini tak hanya memperdalam ilmu agama saja, akan tetapi harus memperdalam ilmu teknologi sesuai dengan rencananya. Dari desa menuju kota dan untuk Indonesia," tuturnya.

Acara pembukaan itu digelar dengan pawai obor di pentas utama yang diikuti oleh para peserta dari berbagai kontingen, ditutup dengan doa oleh H.Bukhori.

Dan penyerahan piala bergilir oleh remaja masjid Miftahul Jannah Parit Masegi kepada BKPRMI dan diserahkan kepada panitia pelaksana Hut Rema Muda ke 33. Rokib

TerPopuler