Kalbar Diguyur Hujan dan Petir hingga Lebaran, Inilah Daftar Daerah Terdampak | Pontianak Satu

Kalbar Diguyur Hujan dan Petir hingga Lebaran, Inilah Daftar Daerah Terdampak

Minggu, 02 Juni 2019, 20.07

Foto: Peringatan dini BMKG - bmkg.go.id
PONTIANAKSATU.ID - Cuaca buruk menghantui wilayah Kalimantan Barat (Kalbar). Para pemudik yang melintasi 10 kabupaten/kota se Kalbar akan diguyur hujan disertai petir, serta adanya potensi gelombang tinggi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga mewaspadai banjir dan longsor atau tanah bergerak.

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Erika Mardiyanti mengatakan, potensi hujan terjadi selama tujuh hari ke depan sejak Selasa (28/05/19).

Saat ini atmosfer hingga tujuh hari ke depan diindikasikan mengalami peningkatan dan terdeteksi adanya aliran udara basah dari Samudera Hindia ke wilayah Indonesia.

“Kondisi ini mengindikasikan potensi akan terjadinya hujan dengan intensitas sedang atau lebat di beberapa wilayah di Kalimantan Barat hingga 7 hari ke depan,” katanya.

Wilayah Kalbar yang berpotensi terjadi hujan intensitas sedang maupun lebat hingga tujuh hari ke depan, yaitu:

  1. Kabupaten Kayong Utara 
  2. Kabupaten Kubu Raya 
  3. Kota Pontianak 
  4. Kabupaten Mempawah 
  5. Kabupaten Bengkayang 
  6. Kota Singkawang 
  7. Kabupaten Sambas 
  8. Kabupaten Landak 
  9. Kabupaten Sanggau 
  10. Kabupaten Ketapang.

Menyikapi potensi cuaca ekstrem, BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak mengeluarkan beberapa imbauan kepada masyarakat Kalbar yang melakukan kegiatan mudik Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, untuk waspada potensi genangan, banjir maupun longsor di wilayah berpotensi hujan lebat, terutama di daerah rawan banjir dan longsor.

Kemudian, waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang. Pada kejadian hujan sedang maupun lebat saat siang atau sore hari, juga memperingatkan terhadap warga yang sedang melakukan perjalanan yang terkena hujan, agar tidak berlindung atau berteduh di bawah pohon, jika hujan disertai kilat dan petir.

“Sehubungan dengan akan adanya kegiatan arus mudik lebaran tahun ini (Red: 2019/1440 Hijriah), maka perlu diwaspadai bagi masyarakat terhadap peningkatan potensi hujan sedang atau lebat hingga tujuh hari ke depan,” papar Erika Mardiyanti.

Dia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan sedang atau lebat yang bisa menyebabkan jarak pandang berkurang, sehingga bisa memicu operasional penerbangan, khususnya di Bandara Supadio Pontianak.

Selain itu, mewaspadai gelombang tinggi di sebelah barat dan selatan Kabupaten Ketapang yang diperkirakan setinggi 1 meter sampai 2 meter hingga tujuh hari ke depan.

“Potensi hujan sedang atau lebat tersebut bisa memicu terganggunya jalur transportasi darat,” ungkapnya.

TerPopuler