Edi Rusdi Kamtono Inginkan Tamu Mengenang Pontianak Dengan Bangunan Unik di STQN XXV | Pontianak Satu

Edi Rusdi Kamtono Inginkan Tamu Mengenang Pontianak Dengan Bangunan Unik di STQN XXV

Sabtu, 29 Juni 2019, 17.30
Foto: Venue bangunan didesain menyerupai Tanjak.
PONTIANAKSATU.ID - Venue Berdesain Tanjak dan Globe merupakan bangunan yang unik, tepatnya di Sungai Kapuas dan Tugu Khatulistiwa sebagai venue utama, adanya bangunan tersebut guna untuk memeriahkan kegiatan Seleksi Tilawatil Qur'an Nasional (STQN) XXV yang dilaksanakan di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat tahun 2019.

Bangunan venue berdesain Tanjak dan Globe tersebut, ditempuh dengan waktu yang singkat. Akan tetapi, meskipun dalam waktu yang cukup singkat, Kota Pontianak sebagai tuan rumah penyelenggaraan STQ XXV Tingkat Nasional mampu menyelesaikan venue atau mimbar tilawah di lima lokasi tepat waktu.

“Alhamdulillah hingga saat ini sudah selesai 100 persen dan siap digunakan mulai besok sebagai tempat digelarnya lomba STQ,” ujar Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono (ERKA) usai menghadiri malam ta'aruf STQ XXV Nasional di Pendopo Gubernur Kalbar, Jumat (28/6/2019).

ERKA menjelaskan, sebagai tuan rumah, pihaknya diminta mempersiapkan venue di lima titik atau lokasi. Dua venue utama berada di Taman Alun Kapuas, tepatnya di Sungai Kapuas dan di Tugu Khatulistiwa.

"Di Sungai Kapuas, desain venue berbentuk menyerupai tanjak, sedangkan desain bola dunia berada di Tugu Khatulistiwa," jelasnya.

Menurutnya, venue-venue itu menjadi hal yang unik karena menjadi ciri khas tersendiri. Sehingga ia ingin memberi kesan yang baik dan mengenang Kota Pontianak kepada seluruh tamu STQN XXV.

“Kita ingin para tamu STQ dari berbagai provinsi ini terkesan dan mengenang Kota Pontianak sebagai tuan rumah STQ XXV Nasional, khususnya tempat-tempat yang berada di lokasi out-door,” tambahnya.

Keunikan itu diantaranya mimbar tilawah berbentuk globe tepat berada di titik nol derajat Lintang Utara dan Lintang Selatan.

Meskipun waktu yang cukup singkat dalam mempersiapkan lima venue itu, namun ERKA mengaku semua itu sudah diperhitungkan secara matang selama dua bulan. Alasannya kareaa tidak kendala dari sisi struktur, lokasi maupun secara material.

“Karena dari sisi struktur, lokasi dan material tidak ada kendala sehingga selesai tepat waktu,” ungkapnya. (Rokib)

TerPopuler