Banjir di Landak, Satu Tewas dan Ratusan KK Mengungsi | Pontianak Satu

Banjir di Landak, Satu Tewas dan Ratusan KK Mengungsi

Minggu, 09 Juni 2019, 17.02
Foto: Ilustrasi Banjir
PONTIANAKSATU.ID - Banjir terjang Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Seorang warga meninggal dunia dan 268 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat banjir itu, Minggu (09/06/19).

Banjir besar itu terjadi akibat hujan deras sejak Jumat (07/06/19). Banjir mengakibatkan tiga dusun terdampak yaitu Dusun Mandor 250 KK, Dusun Kopiang 13 KK dan Dusun Liansipi 5 KK.

Hujan deras itu juga mengakibatkan banjir di Kecamatan Sengah Temila dan tanah longsor terjadi di Kecamatan Kuala Behe. Aktivitas masyarakat menjadi lumpuh akibat bencana itu.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mendatangi langsung lokasi banjir pada Sabtu (08/06/19). Karolin juga mendatangi keluarga korban banjir yang meninggal, Heru Gunawan. Heru diketahui terseret arus saat mandi dan meninggal dunia.

"Saya atas nama pribadi dan mewakili Pemkab Landak menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya adik kita Heru. Semoga beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan," ujar Karolin di Ngabang.

Karolin menegaskan Pemkab Landak akan mengambil langkah penanganan untuk para korban banjir. Dia meminta masyarakat bersabar atas musibah tersebut.

"Untuk saat ini saya datang langsung guna melihat sejauh mana kondisi banjir yang ada agar bisa mengambil langkah apa saja yang akan kita lakukan dalam penanganannya," ungkap Karolin.

Dalam kunjungannya itu, Karolin juga menyerahkan sejumlah bantuan sembako kepada para korban. Dia juga meminta BPPD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Landak untuk segera melakukan penanganan terkait musibah yang dialami warga.

TerPopuler