Tips Membuat Foto Jurnalistik oleh Fahmi Ikhwan | Pontianak Satu

Tips Membuat Foto Jurnalistik oleh Fahmi Ikhwan

Selasa, 28 Mei 2019, 00.31
Foto: Fahmi Ikhwan
PONTIANAKSATU.ID - Membuat foto bagi jurnalistik berbeda dengan feature. Foto jurnalistik merupakan foto yang mengandung nilai berita yang berfungsi untuk melengkapi teks berita di media cetak ataupun media online. Bedanya lagi foto jurnalistik biasanya bertemakan tentang isu-isu, sedangkan foto feature bermakna hiburan.

Foto-foto asli yang dibuat oleh jurnalis tidak boleh semena-mena dirubah, sebab akan menjadikan sebuah permasalahan dalam kaidah jurnalistik, dalam jurnalistik hal itu tidak diperbolehkan.

Ada beberapa jenis foto jurnalistik:


  • Spot Photo : foto yang dibuat dari peristiwa yang tidak terduga.
  • Sport Photo : foto dari peristiwa olahraga.
  • People in the News Photo : foto orang, tokoh, atau masyarakat dalam suatu berita.
  • General News Photo : foto yang dibuat dari peristiwa terjadwal atau biasa.
  • Potrait : foto yang menampilkan wajah seseorang secara close up.
  • Science and Technology Photo : foto yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
  • Social and Environtment : foto tentang kehidupan sosial masyarakat serta lingkungan hidupnya.
  • Daily Life Photo : foto dari kehidupan sehari-hari yang dipandang dari sudut human interest.
  • Art and Culture Photo : foto yang berkaitan dengan peristiwa seni dan budaya.

Nah, untuk membuat foto di jurnalistik dibutuhkan sebuah tips yang seharusnya memang dilakukan oleh para jurnalis.

Adapun Tips untuk membuat foto jurnalistik antara lain:


  1. Momen dalam dunia jurnalistik hanya akan terjadi sekali alias tidak dapat diulang, berbeda dengan fotografer model yang dapat menciptakan momen sendiri.
  2. Angle atau sudut pengambilan gambar sangat penting, karena setiap angle dalam sebuah foto dapat menciptakan persepsi tersendiri bagi orang yang melihatnya.
  3. Komposisi foto adalah susunan gambar dalam batas suatu ruang. Komposisi foto yang baik akan memudahkan orang yang melihat untuk memahami maksud atau pesan foto yang ingin disampaikan sang fotografer.
  4. Pencahayaan sangat penting dalam fotografi, keran fotografi adalah seni menangkap cahaya. Seandainya poin satu sampai tiga sudah didapat, apa jadinya jika pencahayaannya kurang atau bahkan berlebihan. Tentu foto akan terlihat gelap atau malah putih semua, sehingga pesan dalam foto tidak tersampaikan.
  5. Patuhi kode etik. Mengabadikan atau menyiarkan foto yang berkaitan dengan ranah pribadi seseorang tanpa seizin orang yang bersangkutan tentu dilarang. Jika terjadi, hal ini dapat dituntut secara hukum.

Hal ini disampaikan saat Bimbingan Teknis Penerbitan Newslatter yang dilaksanakam oleh Pusat Perpustakaan IAIN Pontianak, di Hotel Borneo Jln. Merdeka Barat. Senin, (27/05/19) (Rokib)

TerPopuler