Pria Tewas Terpanggang, Kapolresta Pontianak Menduga Korban Bunuh Diri | Pontianak Satu

Pria Tewas Terpanggang, Kapolresta Pontianak Menduga Korban Bunuh Diri

Kamis, 30 Mei 2019, 21.51
Foto: Kapolresta Pontianak saat tinjau lokasi kebakaran di Gang Teluk Betung, Jl. Sungai Selamat, Kelurahan Siantan Hilir Kecamatan Pontianak Utara.
PONTIANAKSATU.ID - Seorang pria berusia 54 tahun bernama Eng Yau Meng yang biasa disapa Toto atau Ataw tewas terbakar di rumahnya, Kamis (30/05/19) sekira pukul 02.30 WIB.

Pria paruh baya ini tewas terpanggang bersama kediamannya Gang Teluk Betung, Jalan Sungai Selamat, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara.

Lokasi kejadian berada tepat di belakang rumah warga yang lain dan akses menuju lokasi cukup sulit karena harus ditempuh dengan jalan kaki.

Rumah tersebut tak memiliki saluran listrik resmi PLN. Korban mendapatkan aliran listrik yang disambungkan dari rumah Ibunya, tepat berada di depan rumah korban berjarak sekira 30 meter.

Korban ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan dengan sekujur tubuh sudah terbakar, bahkan jasad korban hampir tidak bisa dikenali lagi karena tubuh korban hampir tak tersisa hanya tinggal tulang yang sudah hitam seperti arang.

Saat ditemukan bahkan masih tercium bau hangus aroma khas daging terbakar, kondisi tangan dan kaki putus akibat hancur hangus terbakar.

Untuk penyebab kebakaran sendiri hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan namun ada indikasi atau dugaan bahwa korban melakukan bunuh diri.

Hal ini diperkuat oleh pernyataan Kapolresta Pontianak Kombespol Muhammad Anwar Nasir yang di temui awak media di lokasi kejadian.

Ia menyatakan, bahwa dari Informasi yang telah pihaknya kumpulkan korban sendiri sempat menghubungi seorang temannya dan mengungkapkan akan bunuh diri, dan pihaknya menemui kejanggalan di lokasi kejadian.

"Korban yang hangus terbakar bernama Eng Yau Meng, laki - laki usia 54 tahun, dan dari informasi saksi, ada seorang saksi yang di hubungi oleh korban sebelum kejadian, saya mau bunuh diri. Mendengar itu, teman si korban ini langsung mendatangi lokasi ini, namun saat sampai di TKP rumah korban sudah dilahap api," katanya.

"Sehingga ini masih kita lakukan penyelidikan sebab - sebab kebakaran apa betul yang bersangkutan bunuh diri atau tidak, karena itu petunjuk awal dari keterangan saksi," tambahnya.

Saat berada di lokasi, Kapolresta Pontianak juga sempat melakukan penggeledahan di kamar korban dirumah yang lain, yakni rumah ibu korban yang berada tepat didepan lokasi kebakaran.

Hal ini ditujukan untuk mencari bukti lain terkait kasus kebakaran ini. Alhasil, dari hasil penggeledahan Kapolresta Pontianak mengungkapkan bahwa korban sendiri sedang terlilit hutang saat ini, karena terdapat bukti surat pengajuan pinjamam ke salah satu bank, dan keterangan para saksi teman korban dan beberapa sanak keluarga.

"Di kamar korban tadi kita lihat ada surat pengakuan pinjaman ke pihak Bank, dan Profil korban ini seorang pengusaha kotoran ayam yang dijadikan pupuk, dan ada juga informasi bahwa korban ini terlilit hutang," ungkap Kapolresta Pontianak.

Pihaknya pun akan terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah kebakaran ini bunuh diri atau ada penyebab lain, dengan mengumpulkan berbagai barang bukti di lokasi kejadian.

TerPopuler