Kronologi Penyelamatan Seorang Gadis Hendak Bunuh Diri | Pontianak Satu

Kronologi Penyelamatan Seorang Gadis Hendak Bunuh Diri

Rabu, 29 Mei 2019, 21.25
PONTIANAKSATU.ID - Seorang gadis muda Pontianak Utara yang berinisial VN (19) mencoba bunuh diri meloncat dari atas bangunan di rumah Radank Pontianak, Rabu (29/05/19).

Saat dibujuk oleh petugas kepolisian yang dibantu petugas pemadam, VN coba melukai tangannya sendiri dengan benda tajam.

Akhirnya saat VN lengah, petugas yang menaiki tangga hidrolik dari mobil pemadam berhasil meraih tangan korban dan menariknya untuk dibawa turun, tampak juga petugas yang berada di bawah dengan segara menaiki tangga untuk membantu evakuasi VN.

Terlihat saat berada di tangga, petugas tampak kesulitan melepaskan benda tajam yang dipegang VN. Setelah berada di bawah, petugas kepolisian pun langsung membawa VN ke mobil untuk dibawa kerumah sakit.

Ditemui di lokasi, Kapolsek Pontianak Kota Kompol Sugiyono mengungkapkan bahwa ia mendapati informasi dari masyarakat ada warga yang hendak bunuh diri, dan ia pun dengan segera memerintahkan personel Polsek Pontianak Selatan untuk turun kelokasi.

Saat di lokasi ia pun langsung menghubungi pihak Pemadam kebakaran untuk membantu mengevakuasi korban tersebut.

"Untuk upaya evakuasi tadi, kita menggunakan alat yang pertama ini, terpal, kita lebarkan, agar supaya ketika dia loncat, dia bisa tertahan disini, kedua saya menghubungi pihak Pemadam, sehingga dengan cara yang simple, kita bisa langsung amankan mereka," paparnya.

Ia juga menambahkan bahwa masih mendalami motif dari VN hingga ia mau nekat untuk bunuh diri.

"Untuk informasi motifnya kita masih dalami, namun informasi terakhir keluarganya yang tinggal di Wajok, memang dia sudah dari awal stres. Stres nya bagaimana kita akan coba dalami, nanti kelanjutannya gimana," paparnya.

Ia pun mengungkapkan bahwa saat ini dirinya membawa VN dirawat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sungai Bangkong untuk menerima perawatan medis, karena terlihat dengan jelas, dibagian tangan VN tampak luka akibat sayatan silet yang dibawanya.

"Selepas ini kita bawa dulu ke rumah sakit jiwa, karena ini disana nanti kita amankan, dan bila perlu dari medisnya kita undang ke RSJ, sedangkan tadi dia sudah berusaha melukai tangannya, digores-gores tadi. Kita bersyukur dan saya tadi berdoa dengan masyarakat, kita tidak melihat siapapun, yang penting korban ini selamat," ujarnya.

TerPopuler