Dishub Kalbar: Pemudik Harus Hati-Hati, Banyak Bus Tidak Layak Operasi | Pontianak Satu

Dishub Kalbar: Pemudik Harus Hati-Hati, Banyak Bus Tidak Layak Operasi

Kamis, 30 Mei 2019, 20.38
Dishub Kalbar: Pemudik Harus Hati-Hati, Banyak Bus Tidak Layak Operasi
PONTIANAKSATU.ID - Para pemudik atau pengendara di Kota Pontianak, Kalimantan Barat mesti berhati-hati di jalan raya. Karena, di kota itu banyak bus-bus angkutan umum yang tidak layak jalan tapi dipaksakan untuk beroperasi.

Hal ini sebagaimana temuan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kalbar saat melakukan pengecekan fisik kendaraan angkutan lebaran di Terminal Batu Layang, Kota Pontianak, Senin (27/05/19) lalu. Hasilnya, bus tak layak jalan banyak yang dipaksakan beroperasi.

Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Jalan Balai Pengelola Tranpotasi Darat Dishub Kalbar, Hadi Gunawan menerangkan, saat melakukan pemeriksaan cek fisik kendaraan bermuatan barang dan penumpang, banyak ditemukan bus yang tak layak beroperasi tetap mengangkut penumpang.

"Dalam pemeriksaan itu, yang menjadi perhatian petugas adalah kondisi sopir dan bus rute luar kota, serta surat menyurat kendaraannya. Hasilnya, kami menemukan beberapa bus tak layak beroperasi. Seperti lampu belakangnya mati, roda ban sudah tidak layak pakai dan harus ganti, hingga masa berlaku surat menyurat telah habis," papar Hadi.

Ia menerangkan, pengecekan fisik angkutan ini dilakukan untuk mengetahui uji kelayakan fisik bus. Mulai dari badan mobil, klakson, ketebalan ban, lampu, dan kelengkapan surat-surat kendaraan.

"Beberapa sopir yang membawa kendaraan tidak layak beroperasi, mereka diberikan peringatan keras berupa penilangan, maupun bus dilarangan tidak mengangkut penumpang," terang Hadi.

Setelah diberikan peringatan terhadap sopir bus yang tak layak beroperasi, petugas Dishub Kalbar juga menyampaikan imbauan terhadap sopir untuk memperbaiki persyaratan beroperasi kendaraan pengangkut penumpang. Agar bisa kembali beroperasi.

Selama mudik lebaran, dikatakan Hadi, petugas akan terus melakukan pengecekan fisik terhadap kendaraan di setiap terminal keberangkatan, untuk menjamin keselamatan bagi pemudik. Tidak hanya itu, sebelum berangkat, sopir diminta untuk melakukan pengecekan terhadap kelengkapan kendaraannya.

“Karena berdampak pada keselamatan penumpang,” ungkapnya.

TerPopuler